Tangkal Radikalisme, SCC dan Alumni Lakmud PC IPNU Banyuwangi Gelar Diskusi

By Admin Kabar Rekan 02 Apr 2021, 08:28:45 WIB Organisasi
Tangkal Radikalisme, SCC dan Alumni Lakmud PC IPNU Banyuwangi Gelar Diskusi

Keterangan Gambar : Suasana diskusi SCC dan Alumni Lakmud 2020 (Foto: Rivani)


KabarRekan - Menanggapi isu aktual hari ini, mengenai radikalisme dan terorisme yang makin merajarela mengancam Bumi Pertiwi, Lembaga Student Crisis Center (SCC) dan Alumni Latihan Kader Muda (Lakmud) 2020, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Banyuwangi menggelar diskusi. Kamis, (1/4/2021).

Bertempat di kantor PC IPNU Banyuwangi, perumahan Berlian Rogojampi Indah No.B25, Rogojampi dan dihadiri oleh puluhan pengurus SCC dan Alumni Lakmud 2020.

Menurut wakil ketua bidang organisasi Imam Mutaji, yang juga hadir dalam acara ini mengatakan, solusi solutif untuk pelajar adalah memupuk pemahaman dasar akan beragama. Salah satunya dengan menjadi anggota IPNU maupun IPPNU yang mana dari segi ideologi serta bertindak sesuai dengan ajaran Ahlussunah wal jamaah.

Baca Lainnya :

"Cukup dengan ber IPNU IPPNU sudah menjadi solusi yang tepat untuk kaum pelajar, dimasa-masa radikalisme dan terorisme semakin merajarela," Ujar Taji sapaan akrabnya.

Dengan memaksimalkan program kerja Departemen Jaringan Sekolah dan Pondok Pesantren (JSP) lanjut Taji, pihaknya optimis bahwa akan lebih efektif untuk menyalurkan ideologi beragama yang benar menurut ajaran Aswaja An-nahdliyah yang berpegangan pada sikap, Tasamuh, Tawazun, Tawasuth dan Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

"Kita maksimalkan kinerja Departemen JSP saja sudah mampu mengakomodir gerakan IPNU Banyuwangi untuk emangkal radikalisme," cetus pria asal Kecamatan Kabat ini.

Sementara itu ketua PC IPNU Banyuwangi Ahmad Asrorul Umami, menginstruksikan kepada seluruh kader IPNU Banyuwangi harus menjadi garda terdepan untuk menangkal radikalisme di tengah krisis keagamaan.

"Saya intruksikan untuk semua kader IPNU se Banyuwangi mari bersama sama menangkal teorisme saat ini, harus menjadi garda terdepan untuk krisis yang hari ini terjadi," Ungkap Umam.


Bagaimana pun terorisme dan radikalisme tidak dapat dibenarkan, karena Negara Indonesia memegang erat ideologi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. 

Pewarta : Rivani Noer Maulidi

Editor : Riswan Efendi





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment